saya jarang sekali liat televisi, kalo liat pun..hanya jam 10-11 malam atau 06.00-07.00 pagi. Berita yang didapat yang bergantung pada berita internet. Waktu ada berita penurunan BBM sich pertama kali kepikiran……ya paling alasan politis karena dekat pemilu….trus..ya wajar lah harga minyak dunia juga turun masa indonesia ndak ikut turun harganya. Yang hebat adalah…kalo harga minyak tetap…tapi harga BBM kita turun….itu baru hebat (hehehehe), bikin rugi negara nich..
Dampak yang seharusnya nyata adalah penurunan ongkos. Pada saat BBM naik, organda dan supir angkot…serta merta menaikan ongkos kendaraan. Kalau saya tidak salah ingat (maaf kalo salah)salah satu pejabat, ada yang bilang, mohon dilaporkan jika ada awak organda yang tidak menurunkan tarif, seingat saya, berita itu tanggal 29 januari 2009.
Saya naik metromini tanggal 30 januari 2009, iseng cuma pengen tau apa bener ongkos udah turun, saya kasih uang 5000, tebak..dikembaliin berapa?2.500, berarti tarifnya belum turun. Para pejabat tingkat atas mungkin bisa mengatakan ongkos angkutan sudah naik, tapi pak kenyataannya belum, saya sendiri tidak begitu berharap banyak atas penurunan ongkos ini, biasanya kalo sudah naik susah turun..