Kok tambah Gemuk ?

pernah nanya kalimat itu ama seseorang?  atau pernah pake kalimat itu kepada seseorang ?

saya beberapa waktu lalu ditanya seperti itu oleh beberapa orang, jika orang itu adalah orang-orang terdekat…..sangat santai untuk jawab nyeleneh…tapi jika ditanya oleh orang yang jarang ketemu dan pertanyaan itu cuma terkesan basa-basi..jawaban apa yang harus diberikan?

saya belajar mengenai teori feminis pada masa kuliah..pendapat yang saya berikan bukan berdasar pada satu teori pun… tapi saya memiliki pendapat sendiri, bukan berdasar teori, jujur karena lupa…semua teori itu

pendapat saya berdasarkan tanggapan atas teman saya ketika saya bilang bahwa saya naik 3 kilo dari 54 kg ke 57 kg.. dia (teman saya yang juga perempuan) mengatakan jangan sampai 60 kg loch ? saat itu saya ingin katakan “kenapa? kenapa tidak boleh sampai 60 kg?” jika berat badan saya naik..itu kan badan saya..uang yang saya keluarkan juga uang saya yang saya peroleh karena bekerja.. bukan saya minta kepada dia..jika saya harus beli pakaian baru.. juga uang saya bukan uang dia. kenapa dia harus repot jika berat badan saya sampai 60 kg.

ada cerita seorang teman perempuan saya.. yang diet ketat untuk menurunkan berat badan

ironisnya bahwa teman-teman saya semua berprofesi sebagai seorang dosen. pekerjaan dosen yang lebih mengandalkan otak daripada penampilan..walau penampilan baik juga dituntut karena dilihat banyak orang.

bukannya sebagai pendidik…kita tidak boleh memiliki pandangan yang sangat kecil…presepsi cantik seorang perempuan berbeda dari waktu ke waktu.. dari daerah ke daerah lain…

sampai kapan sich kita akan selalu mencirikan perempuan itu harus cantik, tinggi, langsing (kurus), putih, berambut panjang?

kenapa perempuan tidak dinilai dengan prestasi kerja dan pencapaian lainnya?

jika para pendidik punya persepsi seperti ini, sampai kapan nilai-nilai persepsi ini berhenti..sampai kapan kita akan mendidik anak perempuan kita untuk dihargai karena dia cantik dan bukan karena dia pintar dan ahli dalam suatu hal ?

jadi…kalo lg ditanya…seperti diatas..jawabanku adalah…… iya nich lagi seneng…. lg perbaikan gizi…

6 Comments

  1. “lg perbaikan gizi” ==> yuk kapan? hehe2x

    btw, dimata aku sbg seorang cowo, dalam memandang seorang perempuan bukan hanya fisik semata, tapi lebih pada esensi didalamnya. bagaimana dia berperilaku, bersikap, moralnya, kebaikannya dsb. kalo bahasa ngetrend-nya inner-beauty. dan setidaknya saya sadar betul kalo istri saya bukanlah orang yg paling cantik di seluruh indonesia atau dunia, tapi setidaknya istri saya adalah orang yg paling cantik di mata saya, suaminya. *halah…*

  2. yang lebih baik, perempuan itu harus pinter dan cantik.🙂
    @bang lichin : bener, cantik tidak hanya dari fisiknya saja. Duh beruntungnya mba Otim….

  3. iin

    Olin kurusan dech🙂

  4. pain08

    olinekuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu

  5. dykapede

    salut untukmu mba olines…

  6. metalzoneid

    gw ucapkan kalimat lo cantik d saat ptama kali liat lo, adalah dr sorot matalo. penampilanlo wkt itu cowok banget, sangar, preman, tp gw bs liat masa depan wnt dr sorot matanya hi3:p dan pujian itu smakin btambah mengetahui pola pikirlo, ketegasanlo, kecerdasanlo,..yup gw se7.cantik tdk hny dr fisik.
    gw pribadi selaku don juan petualang cinta (huehehe3:D) gak doyan ma wnt cantik fisik namun otak gak punya (ky istri drakula dlm pelem van helsing):-s tp dikau slalu kurus kok d mataku hi3:p
    yuk ah line
    merdeka
    may t peace n mercy of God b upon u
    not believing in what u see as what u see might not be As through as you thought..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: