Dilarang naik Angkot, jika anda ibu hamil, lansia dan membawa anak

apakah anda pernah naik kendaraan umum? bagi sebagian orang, mungkin jawabannya adalah pernah, ada yang menjawab males, tidak lagi, lebih enak naik kendaraan pribadi. Bagi saya, kendaraan umum adalah transportasi yang selalu saya gunakan. Saya sangat mengandalkan kendaraan umum dalam beraktifitas. Jika ingin naik kendaraan umum, maka saya siap untuk mengalami kemacetan, panas, berdiri,berdesakan dengan penumpang lain, diturunkan di tempat tidak sampai tujuan akhir atau dipindahkan ke bis lain di pertengahan perjalanan jika penumpang tinggal sedikit. Bagi saya semua itu tidak masalah, ya namanya juga kendaraan umum, bukan kendaraan pribadi pasti tidak nyaman. Jika anda mau nyaman ya..naik kendaraan  sendiri.

Ada fenomena yang akhir-akhir ini saya perhatikan. Saya sering sekali melihat ibu-ibu hamil, ibu-ibu yang membawa anak kecil, bahkan lansia yang berdiri pada saat naik kendaraan umum yang berdesak-desakan, padahal di samping nya ada laki-laki yang duduk, mereka seolah tidak perduli akan kehadiran mereka. Mereka tentu tidak mau dikasihani tapi memang kondisi fisik yang terbatas yang tidak memungkinkan mereka untuk bertahan berdiri berdesak-desakan dalam jangka waktu yang cukup lama, misal 1 jam berdiri. Apakah anda pernah bayangkan jika, ibu anda, kakak, istri bahkan kakek nenek anda dalam posisi yang sama? apakah anda akan tetap duduk jika yang berdiri adalah istri anda yang sedang hamil? atau anda tetap duduk padahal yang berdiri  di samping anda adalah ibu anda?

Dahulu, jika saya sangat capai dalam perjalanan, atau saya naik kendaraan umum dalam jangka waktu panjang, saya akan memilih tempat duduk di depan, di samping supir, karena saya tidak akan mendapatkan beban moral untuk memberikan tempat duduk saya pada orang-orang yang saya anggap lebih berhak dari saya untuk duduk.  Tapi sekarang saya tidak habis pikir, apakah semuanya sudah tidak memiliki empati sehingga merasa tidak perduli. APa mungkin mereka  memiliki pikiran yang sama dengan saya.  Saya sedang capai, perjalanan saya masih sangat jauh jika saya harus berdiri dan memberikan tempat duduk. Beberapa hari yang lalu, saya satu bis dengan ibu-ibu yang mengendong anak lelakinya, dia sampai terhuyung-huyung menahan beban diri dan anaknya pada saat bis ngerem, kami yang berdiri menolong dengan memegang tangan ibu dan nahan anak yang digendong. Ia diberikan tempat duduk ketika salah satu dari kami meminta seorang pemuda yang duduk tepat di belakan ibu tersebut untuk berdiri. Ia tidak secara sadar berdiri dan memberikan tempat duduk tapi HARUS DPERINTAH oleh orang lain dan dibuat malu. uuuufff

jika saya berharap ada perbaikan transportasi umum pada pemerintah, maka akan sangat lama untuk diwujudkan, jika saya berharap pada sesama penumpang mungkin akan lebih baik, karena semua memiliki hati nurani, jika anda melihat ibu-ibu hamil, lansia, dan ibu-ibu yang mengendong anak naik kendaraan umum, dan berdiri, tolong berikan tempat duduk anda. Walaupun mereka terlihat kuat, mereka terpaksa kuat karena anda tidak mendengarkan hati nurani anda bicara. Mereka tidak ingin dikasihani tapi mana etika kita sebagai orang timur?

3 Comments

  1. xyz

    Karena sudah menjadi sistem, seluruhnya seakan menjadi lingkaran setan. Ketika kita memberikan koreksi kepada salah satu oknum, mereka akan mencari pembenaran yang seakan memang itulah adanya suatu kebenaran itu sendiri. Mengubah dunia bukanlah hal yang mustahil, bukan pula hal yang mudah. Insya Allah, saya akan mulai dari diri sendiri dan di outputkan sampai batas kemampuan maksimal.
    Terima kasih atas ajakannya, let’s fight be better!

  2. Saya salah satu orang yang termasuk di dalam artikel ini (lansia) *cari cermin*😉

  3. terimakasih atas postingnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: